KORELASI PARSIAL

Dalam penelitian kuantitatif, korelasi parsial digunakan sebagai ukuran suatu hubungan dari dua variabel, yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Adanya hubungan kedua variabel ini pada umumnya disebut dengan asosiasi. Ukuran korelasi dan asosiasi dapat ditunjukkan dengan beberapa uji yaitu:

  1. Skala interval dan rasio, dapat menggunakan koefisien korelasi Pearson Product Moment
  2. Skala ordinal dapat menggunakan salah satu dari beberapa uji berikut, tergantung syarat yang berlaku yaitu Spearman’s Rank Correlation, Goodman-Kruskal’s Gamma, Kendall’s tau-b, Kendall’s tau-c, dan Somer’s d.
  3. Skala nominal dapat diukur menggunakan koefisien Phi, Cramer’s V, Contingency Coefficient, dan Lambda
  4. Skala nominal dan interval diukur menggunakan koefisien eta yang menunjukkan hubungan variabel berskala nominal dan interval.

Rumus Korelasi Parsial ditunjukkan seperti di bawah ini:

Keterangan:

Ry,x1.x2 = korelasi variabel x1 dengan x2 (variabel bebas) secara bersama-sama dengan y (variabel terikat)

ry.x1        = korelasi product moment antara x1 dengan y

ry.x2        = korelasi product moment antara x2 dengan y

rx1.x2      = korelasi product moment antara x1 dengan x2

Hipotesis Korelasi Parsial berbentuk:

H0 = ρy1.2 = 0

H1 =  ρy1.2 > 0 atau < 0

Pengujian ini memiliki beberapa kriteria yaitu:

Jika r hitung > r tabek maka H1 diterima dan H0 ditolak

Jika r hitung < r tabel maka H0 diterima dan H1 ditolak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top
Open chat