METODE KUALITATIF DALAM PENELITIAN ILMIAH

Metode kualitatif merupakan salah satu metode yang sangat umum digunakan dalam penelitian. Beberapa istilah metode ini antara lain metode postpositivistik karena berlandaskan pada filsafat postpositivisme.

Istilah lainnya adalah metode artistik karena metode ini bersifat seni (kurang terpola). Juga metode interpretive karena metode ini menghasilkan data penelitian yang berkaitan dengan interpretasi data di lapangan. Selain itu disebut metode konstruktif karena metode yang berserakan yang ditemukan dapat dikonstruksi dengan metode ini sehingga mudah dipahami. Adapun metode naturalistik karena penelitian dilakukan pada kondisi alamiah. Sebutan lain adalah metode etnographi karena awalnya digunakan untuk penelitian antropologi budaya. Sedangkan metode kualitatif karena data yang terkumpul analisisnya bersifat kualitatif.

Creswell membagi metode kualitatif menjadi 5 yaitu:

  1. Fenomenologis, yaitu peneliti mengumpulkan data dengan observasi partisipan dengan tujuan mengetahui fenomena dasar/esensial partisipan mengenai pengalaman hidupnya.
  2. Grounded, yaitu peneliti menarik kesimpulan secara umum (generalisasi) atau mengamati secara induktif mengenai proses, tindakan, atau interaksi berdasarkan sudut pandang partisipan yang diamati/diteliti.
  3. Etnografi, yaitu peneliti melakukan studi terhadap budaya suatu kelompok dalam kondisi alamiah dengan menggunakan observasi dan wawancara.
  4. Studi kasus, yaitu peneliti mengeksplorasi secara mendalam mengenai program, kejadian, proses, maupun aktivitas terhadap seseorang atau beberapa orang. Umumnya studi kasus dilakukan dengan detail dan waktu yang berkesinambungan dengan menggunakan berbagai prosedur pengumpulan data.
  5. Penelitian naratif, yaitu peneliti melakukan studi terhadap satu orang atau lebih untuk mendapatkan cerita perjalanan dalam kehidupannya. Data yang telah diperoleh disusun menjadi laporan yang naratif dan kronologis.

Penelitian kualitatif memiliki beberapa karakteristik antara lain:

  1. Dilakukan pada kondisi yang alamiah
  2. Bersifat deskriptif, dimana data berbentuk kata-kata dan gambar, dan tidak menekankan pada angka-angka
  3. Fokus pada proses dibanding hasil/produk
  4. Analisi data dilakukan secara induktif
  5. Menekankan makna

Metode kualitatif umumnya menggunakan 3 cara untuk mengumpulkan data, yaitu:

  1. Observasi (pengamatan). Dalam melakukan pengamatan, peneliti dapat menggunakan lembar observasi, atau mencatat hal-hal yang dianggap penting selama melakukan pengamatan. Dengan pengamatan ini peneliti dapat mengkonfirmasi kenyataan di lapangan dengan hasil wawancara maupun dokumentasi.
  2. Wawancara (tanya jawab dengan sumber/informan). Wawancara yang dilakukan peneliti dapat bersifat wawancara terstruktur, semi terstruktur, maupun tidak terstruktur. Jika peneliti menggunakan wawancara terstruktur maka perlu adanya panduan wawancara yang sudah diprediksi sesuai dengan tujuan penelitian. Wawancara semi terstruktur yaitu jika peneliti memberikan kesempatan informan/sumber mengenai pendapat/sudut pandangnya. Wawancara tidak terstruktur yaitu jika peneliti hanya ingin mengetahui garis besarnya saja seperti pada pra penelitian sehingga tidak perlu panduan wawancara.
  3. Dokumentasi (literatur, foto/gambar, dokumen, jurnal, dan sebagainya).

Dalam metode kualitatif perlu diperhatikan teknik pengambilan sampel karena populasi umumnya sangat sedikit. Maka pengambilan sampel dilakukan dengan dua cara yaitu purposive sampling atau snowball. Purposive sampling merupakan pengambilan sampel sesuai dengan tujuan, artinya peneliti sudah tahu yang menjadi sampel sebagai sumber informasi. Misalnya jika peneliti ingin menganalisis mengenai kinerja organisasi, maka sampel merupakan seseorang yang mengetahui seluk beluk di organisasi yang diteliti sepeti supervisor, operator, kepala divisi, dan sebagainya. Berbeda dengan purposive, snowball pada awalnya menggunakan satu sampel, sampel tersebut kemudian merekomendasikan seseorang yang dapat menjadi sampel berikutnya, begitu seterusnya hingga hasilnya menunjukkan data yang searah dan sejalan.

Setelah data diolah, analisis kualitatif menggunakan analisis Miles and Hubberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Reduksi data dapat diartikan sebagai memilih dan memilah data yang diperoleh karena pada dasarnya data yang diperoleh sangat banyak dan peneliti perlu memfokuskan sesuai dengan tujuan penelitian. Penyajian data dilakukan untuk menyajikan data yang sudah tertata, seperti uraian singkat, bagan, hubungan antar kategori dan sebagainya. Penyajian data ini memudahkan untuk memahami alur penelitian dan hasil yang diperoleh yang tersusun secara naratif. Kesimpulan, merupakan ringkasan yang disusun berdasarkan temuan yang diperoleh sesuai dengan tujuan penelitian. Dalam analisis kualitatif juga tidak lepas dari validasi data yang umumnya dilakukan dengan cara triangulasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top
Open chat