Uji Autokorelasi

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa uji autokorelasi merupakan salah satu Uji Asumsi Klasik, yang merupakan uji prasyarat dalam model regresi. Uji ini digunakan untuk mengetahui korelasi residual satu pengamatan dengan pengamatan lainnya dalam model regresi yang diteliti.

Uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik autokorelasi, yaitu korelasi yang terjadi antara residual pada suatu pengamatan dengan pengamatan lain pada model regresi. Metode ini menggunakan Uji Durbin-Watson (uji DW) dengan ketentuan berikut:

  • Jika d lebih kecil dari dL atau lebih besar dari (4-dL) maka hipotesis nol ditolak, yang berarti terdapat autokorelasi
  • Jika d terletak antara dU dan (4-dU), maka hipotesis nol diterima, yang berarti tidak ada autokorelasi
  • Jika d terletak antara dL dan dU atau diantara (4-dU) dan (4-dL), maka tidak menghasilkan kesimpulan yang pasti (Wiyono, 2011: 155).

dU = Durbin Upper; dL = Durbin Lower

Nilai dU dan dL diperoleh dari tabel Durbin Watson yang pada umumnya terdapat dalam lampiran buku-buku metode kuantitatif. Atau bisa didownload pada file berikut:

Berikut ini disajikan contoh penyelesaian kasus dalam perhitungan uji autokorelasi:
Suatu perusahaan PT. XYZ ingin diukur sejauhmana pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen. Data masing-masing variabel dari 35 responden ditampilkan sebagai berikut:

Data di atas diolah dengan SPSS 25 sebagai berikut:

1.Buka halaman kerja SPSS dan copy paste data di atas pada halaman Data View seperti berikut,

2. Sesuaikan keterangan yang ada pada halaman Variable View seperti berikut,

3. Klik Analyze — Regression — Linear, sehingga tampil seperti di bawah ini,

Masukkan variabel Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Konsumen pada kolom Independent(s) dan Variabel Loyalitas Konsumen pada kolom Dependent List

4. Klik Statistics dan centang Durbin Watson, maka akan tampil seperti berikut,

5. Klik Continue, kemudian klik OK. Maka akan tampil Output sebagai berikut:

Untuk melihat adanya autokorelasi maka digunakan tabel Durbin Watson. Berdasarkan output SPSS tabel Model Summary di atas, nilai Durbin Watson kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen yang diperoleh yaitu 1,545, sedangkan dari tabel DW dengan signifikansi 0,05 dengan jumlah data (n) = 35, dan jumlah variabel independen (k) = 2, menghasilkan nilai dL sebesar 1,3433 dan dU sebesar 1,5838. Berdasarkan angka tersebut nilai DW kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen berada di antara dL dan dU yaitu 1,3433 < 1,545 < 1,5838, maka disimpulkan bahwa tidak menghasilkan kesimpulan autokorelasi yang pasti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top
Open chat