Uji Multikolinearitas

Uji Multikolinearitas merupakan salah satu Uji Asumsi Klasik, yang merupakan uji prasyarat dalam uji regresi. Uji ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan dalam model regresi. Pada umumnya uji ini digunakan ketika variabel bebas lebih dari 1 dengan 1 variabel terikat.

Berikut ini disajikan penyelesaian kasus dengan uji multikolinearitas.

Seorang peneliti melakukan analisis terhadap perusahaan PT. XYZ untuk mengukur sejauh mana kualitas pelayanan yang diberikan PT. XYZ berpengaruh terhadap kepuasan konsumen yang pada akhirnya membangun loyalitas konsumen. Dalam hal ini peneliti ingin menguji pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen terhadap loyalitas konsumen. Data penelitian yang diperoleh dari 45 responden disajikan pada tabel berikut:

Data di atas diolah dengan SPSS 25 sebagai berikut:

1.Buka halaman kerja SPSS dan copy paste data di atas pada halaman Data View seperti berikut,

2. Sesuaikan keterangan yang ada pada halaman Variable View seperti berikut,

3. Klik Analyze — Regression — Linear, sehingga tampil seperti di bawah ini,

Masukkan variabel Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Konsumen pada kolom Independent(s) dan Variabel Loyalitas Konsumen pada kolom Dependent List

4. Klik Statistics dan centang Collinearity diagnostics, maka akan tampil seperti berikut,

5. Klik Continue, kemudian klik OK. Maka akan tampil Output sebagai berikut:

Berdasarkan output di atas, untuk melihat ada tidaknya multikolinearitas maka dilihat pada kolom Collinearity Statistics. Dikatakan terjadi multikolinearitas adalah jika nilai Tolerance < 0,1 dan VIF > 10. Berdasarkan tabel di atas dapat dilihat bahwa data penelitian tidak terjadi multikolinearitas karena semua variabel menunjukkan > 0,1 dan VIF < 10. Dengan tidak adanya multikolinearitas maka data penelitian dapat digunakan untuk uji regresi linear.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top
Open chat