Statistik Parametrik

Statistik parametrik merupakan jenis analisis inferensial lainnya yang umumnya digunakan dalam penelitian dengan menggunakan metode kuantitatif. Berbeda dengan statistik non paramaterik, statistik parametrik ini menguji parameter populasi melalui statistik, atau menguji parameter populasi melalui data sampel. Selain itu, uji ini juga digunakan untuk analisis jenis data interval dan rasio. Akan tetapi juga tidak mutlak, tergantung […]

Statistik Inferensial

Statistik inferensial atau statistik induktif (disebut juga dengan statistik probabilitas) merupakan metode kuantitatif yang umumnya digunakan untuk menganalisis data yang bersifat kuantitatif (data interval atau rasio). Statistik ini juga bisa untuk menganalisis data kualitatif dengan cara statistik induktif, dimana data-data kualitatif terlebih dahulu dikonversikan ke dalam kuantitatif dengan memberi skor atau bobot. Misalnya data kualitatif […]

Statistik Deskriptif

Salah satu analisis yang digunakan untuk mengolah data penelitian dengan pendekatan kuantitatif adalah statistik deskriptif, yang bertujuan untuk menggambarkan dan menjelaskan hasil penelitian yang telah diolah agar dapat ditarik kesimpulan. Pada umumnya, statistik deskriptif digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dengan sensus. Statistik ini dapat digunakan jika hanya untuk mendeskripsikan suatu data sampel. Beberapa jenis […]

Korelasi Rank Spearman

Korelasi rank spearman merupakan salah satu analisis korelasi dengan sumber data ordinal dengan tujuan menguji hipotesis asosiatif. Bentuk hipotesis asosiasi merupakan hubungan dua variabel atau lebih dalam suatu populasi, seperti “Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara budaya organisasional dengan kinerja karyawan?” Mengenai data ordinal sudah dijelaskan dalam bab Statistik Inferensial, yang menyebutkan bahwa data ordinal […]

Uji Autokorelasi

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa uji autokorelasi merupakan salah satu Uji Asumsi Klasik, yang merupakan uji prasyarat dalam model regresi. Uji ini digunakan untuk mengetahui korelasi residual satu pengamatan dengan pengamatan lainnya dalam model regresi yang diteliti. Uji autokorelasi digunakan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan asumsi klasik autokorelasi, yaitu korelasi yang terjadi antara residual pada […]

Uji Heteroskedastisitas

Uji Heteroskedastisitas merupakan salah satu uji prasyarat dalam uji regresi yang termasuk dalam Uji Asumsi Klasik. Uji ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya kesamaan residual pada semua pengamatan dalam model regresi. Uji heteroskedastisitas adalah uji yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya penyimpangan asumsi heteroskedastisitas, yaitu adanya ketidaksamaan varian dari residual untuk semua pengamatan dari model […]

Uji Multikolinearitas

Uji Multikolinearitas merupakan salah satu Uji Asumsi Klasik, yang merupakan uji prasyarat dalam uji regresi. Uji ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya penyimpangan dalam model regresi. Pada umumnya uji ini digunakan ketika variabel bebas lebih dari 1 dengan 1 variabel terikat. Berikut ini disajikan penyelesaian kasus dengan uji multikolinearitas. Seorang peneliti melakukan analisis terhadap […]

Uji Linearitas

Uji Linearitas menjadi salah satu uji prasyarat dalam uji regresi, tepatnya sebagai Uji Asumsi Dasar. Uji linearitas bertujuan untuk mengetahui apakah variabel-variabel penelitian yang digunakan mempunyai variabel linear atau tidak secara signifikan. Pengujian dilakukan dengan Test for Linearity dengan taraf signifikansi 0,05. Dua variabel penelitian dikatakan mempunyai hubungan yang linear bila signifikansinya < 0,05 (Wiyono, 2011: […]

Scroll to top
Open chat