KORELASI PARSIAL Korelasi parsial merupakan salah satu analisis yang bertujuan untuk mengetahui hubungan variabel bebas dan terikat. A. Pengertian dan Konsep Korelasi parsial menunjukkan hubungan dua variabel yaitu variabel dependen (terikat) dan independen (bebas). Satu variabel yang dianggap berpengaruh akan dikendalikan atau dianggap atau dibuat tetap (sebagai variabel kontrol). Korelasi ini juga menunjukkan keeratan (kuat […]
REGRESI LINEAR BERGANDA
REGRESI LINEAR DAN REGRESI LINEAR BERGANDA Regresi linear dan regresi linear berganda merupakan analisis yang sering digunakan untuk menganalisis uji pengaruh. A. Pengertian Istilah Regresi merupakan suatu konsep statistik yang pertama kali digunakan Sir Francis Galton yang melakukan suatu kajian tentang tinggi anak-anak yang dilahirkan dari orang tua yang tinggi. Kajiannya menunjukkan bahwa tinggi anak-anak yang dilahirkan […]
PERUMUSAN HIPOTESIS
PERUMUSAN HIPOTESIS Hipotesis merupakan kesimpulan sementara yang disusun dalam penelitian kuantitatif. A. Definisi Perumusan hipotesis merupakan langkah lanjut yang dilakukan setelah menyusun landasan teori/kajian pustaka dan kerangka berpikir. Penyusunan hipotesis hanya digunakan dalam penelitian kuantitatif, sedangkan penelitian deskriptif atau eksploratif tidak memerlukannya. Hipotesis ini merupakan jawaban atau kesimpulan sementara yang disusun oleh peneliti dalam bentuk […]
METODE EKSPERIMEN
METODE EKSPERIMEN Tujuan dari metode eksperimen adalah untuk mendekatkan peneliti dengan permasalahan yang dihadapi. Dengan cara ini maka peneliti tidak hanya melakukan pengukuran saja, namun juga intervensi misalnya treatment terhadap variabel-variabel bebas dan melihat efeknya terhadap variabel terikat. A. Prosedur Penelitian Eksperimen Dalam melaksanakan metode eksperimen terdapat prosedur yang harus dilakukan oleh seorang peneliti sehingga menghasilkan […]
UJI ASUMSI KLASIK
UJI ASUMSI KLASIK Dalam penelitian kuantitatif, uji asumsi klasik merupakan uji prasyarat untuk melihat kelayakan hasil data menggunakan analisis data seperti Uji Regresi maupun Uji Korelasi. Purnomo (2016) menjelaskan beberapa uji yang termasuk uji asumsi klasik dijelaskan di bawah ini. Kemudian untuk menghitung uji asumsi klasik maka menggunakan uji multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan autokorelasi. 1. Multikolinearitas […]
UJI ASUMSI DASAR
UJI ASUMSI DASAR Untuk menguji kelayakan hasil statistik dalam penelitian kuantitatif maka diperlukan uji asumsi dasar. Purnomo (2016) mengemukakan bahwa analisis uji asumsi dasar terdiri dari 3 uji yaitu normalitas, linearitas, dan homogenitas. 1. Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui apakah suatu data terdistribusi normal atau tidak. Uji ini penting karena menjadi dasar penentuan penggunaan […]
JENIS KONFLIK
JENIS KONFLIK Dijelaskan pada materi sebelumnya mengenai konflik, kali ini materi menjelaskan berbagai jenis konflik yang terjadi. Konflik dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis. Berikut ini dijelaskan jenis konflik berdasarkan fungsi, pihak yang terlibat, dan struktur organisasi: 1. Berdasarkan Fungsi Stephen Robbins membagi konflik berdasarkan fungsinya menjadi 2 macam yaitu konflik fungsional (functional conflict) dan konflik […]
TEORI KONFLIK KARL MARX
TEORI KONFLIK KARL MARX Teori konflik Karl Marx banyak dibahas dalam literatur. A. Tentang Karl Marx Materi tentang konflik tidak hanya dikupas mengenai definisi dan penyebabnya, bahkan teori konflik ini secara khusus dikemukakan oleh seorang ahli, Karl Marx. Karl Marx lahir di kota Trier tahun 1818 yaitu suatu kota di perbatasan Jerman Barat. Pada abad […]
KONFLIK
KONFLIK Konflik sangat umum terjadi dalam kehidupan sosial. A. Pengertian Dalam kehidupan, manusia tidak lepas dari suatu konflik. Para ahli telah merumuskan berbagai teori ini, baik pengertian, sebab dan sumbernya maupun jenisnya. Menurut Taquiri yang dikutip oleh Newstorm dan Davis (1997), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang berlaku dalam berbagai keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan […]
MOTIVASI
MOTIVASI Konsep Pada umumnya, orang melakukan sesuatu karena ingin memenuhi keinginan atau kebutuhan. Konsep ini disebut dengan motivasi, yaitu alasan atau landasan seseorang melakukan sesuatu. Barnes (1996) mengemukakan definisi motivasi yaitu sesuatu yang ada dalam diri seseorang, yang mengaktifkan dan menggerakkan perilakunya untuk mencapai tujuan. Jenis Tewal dkk. (2017) menjelaskan bahwa motivasi bersifat internal dan […]
